Senin, 28 November 2011

cinta anak smu

Blog EntriSep 6, '05 7:35 AM
untuk semuanya
Bel istirahat berbunyi terlihat siswa siswi SMU 2 bergegas keluar dari kelas masing-masing, ada yang berlarian ke kantin, ke lapangan basket, ada juga yang menuju wc, maklum kebelet setelah mengikuti pelajaran. Bagi cewek-cewek centil mereka lebih suka ngerumpi di taman sekolah atau berjalan mengelilingi kelas-kelas yang lain. Suasana sekolah terlihat seperti` pasar ternak saja heboh bukan main, bagi siswa jam istirahat ini sangat di tunggu-tunggu.



"Sherly" sebuah suara terdengar memanggil nama seorang gadis yang berjalan tidak jauh dari 3 pelajar itu. Gadis itu menoleh ternyata sahabat-sahabat karibnya yang memanggil, kemudian 4 pelajar itu berjalan beriringan menuju lapangan basket. " Hen, hari ini lo latian basket lagi ya ama ade?, emang kapan sih SMU kita bertanding melawan tim SMU 1 itu?" tanya clara yang lagi asik menikmati minumannya." Iya nih gue ama Ade harus latian tiap hari lo kan tau lawan kita cukup kuat ya kan de ?" dengan cool Ade menjawab " yoi kita kan nggak mau tim sekolah kita kalah dari tim mereka lagian pertandingannya cuma satu minggu lagi , menurut Sherly tim SMU itu nggak terlalu susah untuk dikalahkan liat aja tahun-tahun kemaren mereka kalah terus". Karena keasikan main mereka tidak sadar kalau jam istirahat telah habis bel pertanda masuk telah berbunyi. Para siswa dan siswi berlarian menuju kelas masing-masing untuk mengikuti pelajaran berikutnya. Suasana sekolah kembali hening dan sepi.



Persahabatan Sherly, Carla, Ade dan hendri sudah terjalin semenjak kelas 1 SMU, hingga kini meskipun telah menginjakkan kaki di kelas 3. Tak sedikit orang yang iri dengan persahabatan mereka, maklum hendri dan ade adalah bintang basket di SMU itu, sudah jelas mereka jadi idola para siswi sedangkan sherly dan clara termasuk cewek yang paling cantik di SMU 2. Meskipun begitu mereka tak peduli pada orang yang mencoba merusak persahabatan yang sudah terjalin begitu lama, akhirnya hari yang mereka tunggu telah tiba, pertandingan basket akan diadakan besok sore di Hall Omega. Seperti kata sherly cukup mudah menaklukkan tim SMU 1, pertandingan berjalan dengan seru, score akhir 50 - 83 untuk kemenangan SMU 2, seperti biasanya mereka selalu merayakan kemenangan tim basket mereka. Clara dan sherly mengajak temannya untuk makan di cafĂ© langganan mereka, "De permainan loe Ok banget loh, tadi gw jadi terpesona" ucap sherly membuka percakapan, "kaya judul lagu aja sher, terpesona… emang glen" ledek clara. Sementara hendry cuek saja dengan teman-temannya yang lagi tertawa-tawa, sepertinya dia kelaparan karena pertandingan tadi, begitu kosentrasi dengan makanannya yang kemudian diikuti ketiga temannya takut jatah mereka dihabisi hendry, maklum rakus.



Teman-teman tak terasa ya hampir 3 tahun sudah kita jalan sama-sama, 3 bulan lagi kita UAN (ujian akhir nasional) jadi kita semua nggak lama lagi tamat donk, ujar clara tiba-tiba, iya nih gue juga sedih harus pisah dengan kalian sambung sherly, jangan sedih gitu donk, kita kan masih bisa bertemu waktu liburan semester kalau entar udah kuliah, ya nggak hen... timpal ade. Benar-benar teman-teman jangan sedih gitu, eh ngomong-ngomong sudah malam nih, mari kita pulang yuk, ajak hendry, serempak ketiga temannya buka mulut "Ok Dech" akhirnya mereka pergi meninggalkan kafe tersebut.



Tiga tahun kebersamaan bukanlah hal yang mustahil menimbulkan benih-benih cinta diantara mereka. Hal itulah yang terjadi pada mereka saat ini, tapi lain halnya dengan clara karena dari 4 sabahat itu hanya dia yang mempunyai kekasih hati, hendry yang ternyata semenjak berkenalan di kelas 1 dulu sudah menyimpan perasaan khusus pada sherly tapi dia tidak sanggup untuk mengungkapkan perasaannya, akhirnya terpendam hingga kini, tak disangka ade juga memiliki perasaan yang sama dengan sherly, ia baru menyadari akhir-akhir ini, mungkin karena seringnya bersama dan sudah mengenal sifat dan kekurangan masing-masing sehingga menimbulkan perasaan lain pada sherly.



Suasana pagi di SMU 2 ibarat ayam masuk kandang, saling berebutan melewati pagar sekolah, bukan hal aneh lagi, karena tidak jarang diantara mereka mengerjakan PR di sekolah, jadi harus berebutan meminjam PR teman yang lain. Di sudut sekolah terlihat clara dan ade asyik bicara, ternyata ade mengungkapkan kegalauan hatinya selama ini terhadap sherly kepada clara, jelas saja clara kaget mendengar hal ini karena ia tahu hendry sudah sejak lama pula memendam perasaan suka terhadap sherly, ya jadi bingung harus berbuat apa dengan kedua temannya itu yang sama-sama menyukai sherly. Baru tadi malam hendry menelponya untuk curhat masalah yang sama, rupanya hendry sudah tidak tahan untuk memendam perasaan yang sudah sejak lama ia pendam. Akhirnya ia memberanikan diri minta bantuan pada clara, mengingat masalah ini clara tidak bisa kosentrasi dalam menerima pelajaran dari gurunya padahal UAN sudah dekat.



Keesokan harinya clara bicara serius dengan sherly mengenai masalah yang membuat pusing 7 keliling, terang saja pusing, karena ia tak mau merusak persahabatan mereka, hanya karena satu kata CINTA.

Gayung pun bersambut ternyata sherly merasakan hal yang sama pada ade dan hendry. "clara sebenarnya gue sudah lama juga suka dengan hendry" tapi karena persahabatan kita perasaan itu gue pendam sendiri, tapi gue nggak habis pikir kenapa sekarang gue juga sayang sama ade, apa gue udah jatuh cinta sama mereka berdua ya..?

Clara melongo mendengar pengakuan sahabatnya itu, otaknya jadi tambah mumet, ya ampun gue tambah pusing nih sher, nggak nyangka kalau akhirnya seperti ini, bisa-bisa hancur karena masalah Cinta loe, sherly jadi sedih mendengar ucapan clara, "So, sekarang gue mesti gimana clara" gue nggak bisa milih diantara mereka, coba loe bayangin kalau gue pacaran ama hendry, udah jelas ade sedih, begitu juga sebaliknya.

"Bukan itu saja, yang jelas persahabatan kita bubar" itu yang menyakitkan, ujar clara dengan singkat, sambil berlalu meninggalkan sherly yang kaget mendengar ucapan sahabatnya itu.



Setelah merenungkan hal ini, akhirnya sherly sadar ia tidak mungkin memiliki dua cinta sedangkan memilih salah satu bukanlah jalan keluar yang terbaik, tanpa pikir panjang ia mengambil keputusan untuk melupakan perasaan cintanya pada dua lelaki itu, dan langsung menghubungi clara melalui Hp nya, "clara, gue udah mengambil keputusan" sebaiknya gue membuang perasaan cinta sama mereka, lebih baik kita jalani saja persahabatan yang telah lama kita bina. Menurut gue keputusan loe sangat tepat, sambung clara. Kalau gitu nanti gue bilang sama mereka kalau loe punya komitmen nggak mau pacaran sampai tamat SMU, lagian UAN sudah dekat, jadi kita mesti belajar, gue kira mereka nggak akan kecewa dengan alasan loe, dengan begitu kita bisa bersahabat terus, ya nggak sher…


loe benar clara
, suara sherly nyaris tak terdengar dari seberang sana, meski didalam dadanya menyatakan hal lain, sesungguhnya ia sangat menginginkan dua sahabatnya itu, walau tahu sebenarnya ia egois, karena mencintai dua lelaki dalam waktu bersamaan, tapi itu bukan sepenuhnya kesalahan sherly, karena Tuhanlah yang telah mentakdirkan dua lelaki untuk memberi sesuatu yang istimewa dalam hidupnya sehingga melahirkan dua cinta dihatinya.




Samarinda 06-09-2005 Diya Oktamide


"cerita ini hanyalah fiksi & karangan saja, kalau ada nama atau kejadian yg sama itu hanya sebuah kebetulan belaka"

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar